Selasa, 11 Maret 2014

tugas jurnalistik


Nama: Diana Putri
Kelas: D4
NIM: 110388201021
Tugas: Praktek Jurnalistik
Dosen: Robby Patria

Sang Penghibur Telah Tiada
            BOGOR – Djuhri Masdjan atau yang biasa disapa Jojon berprofesi sebagai pelawak dengan ciri khas kumis kotak ala Charlie Chaplin, celana selutut sepinggang tinggi yang diikat suspender, dan rambut klimisnya kini telah wafat dalam usia 66 tahun. Pelawak kelahiran Jakarta 6 Juni 1947 telah berpulang pada tanggal 6 Maret 2014 tepatnya pukul 06.10. Jojon telah meninggalkan seorang istri dan dua orang anak laki-laki. Menurut Henny istri Almarhum, Jojon meninggal dikarenakan sakit jantung dan asma yang sudah dideritanya tiga hari sebelum wafat dan sempat dirawat di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur.
            Sebelum ia dilarikan ke RS Premier Jatinegara, ia masih aktif syuting sinetron yang berjudul Emak Ijah Pengen ke Mekah yang ditayangkan di SCTV. Hingga Senin 3 maret 2014 ia dilarikan ke RS karena kondisi yang semakin menurun. Jojon juga sempat koma pada kamis dini hari sebelum ia wafat pada pagi harinya. Adi Jojon selaku anak sulung dari Jojon sempat menerima telepon dari Alm. Jojon bahwa ia disuruh datang cepat ke RS Premier Jatinegara. Pukul 23.00 WIB Adi langsung menuju RS dan pukul 01.00 Jojon koma.
Almarhum dikenal sangat profesional dalam bekerja, sering tampil dengan kekonyolan dan guyonan yang selalu ia hadirkan di panggung hiburan. Namun menurut sejumlah rekan yang pernah bekerja dengan almarhum ia adalah sosok lelaki yang pendiam. Bahkan, meskipun di depan banyak orang yang dia hibur tetapi di mata keluarganya beliau jarang bertingkah lucu layaknya seorang pelawak. Jenazah Jojon diantar ke rumah duka di kawasan Sentul City Bogor dan akan dimakamkan di TPU Kebon Pedes pukul 13.20.

Sering Macet, Pihak DPRD Panggil Pemilik Sekolah Pelnus

            TANJUNGPINANG – Maskur Tilawahyu Ketua Komisi I pendididikan, Hukum dan Pemerintah DPRD akan memanggil pemilik sekolah Pelita Nusantara (pelnus) karena masih banyaknya masyarakat tanjungpinang yang mengeluh soal kemacetan di kawasan  sekolah tersebut yang berada di Jln. Basuki Rahmat. Setelah dipertanyakan kepada salah satu satpam yang bekerja di sekolah tersebut memang benar adanya.
Menurut salah satu satpam sekolah tersebut mengatakan bahwa mereka yang bekerja sebagai satpam sangat sulit untuk mengatur memakirkan kendaraan roda empat pemilik orangtua murid. “ Kemacetan ini memang sering terjadi, apalagi saat jam pulang. Bahkan kami pun pegawai satpam sangat kewalahan karena pemilik kendaraan para orangtua murid ini susah diajak kerjasamanya”. Kemacetan ini sering terjadi pada saat jam pulang pukul 3 siang.
Pihak DPRD menegaskan, jika kemacetan ini masih saja terjadi, maka pihak DPRD tidak akan sungkan-sungkan  mencari lokasi yang tepat untuk sekolah Pelita Nusantara.

KPU Ajak Warga Tanjungpinang Jalan Santai

TANJUNGPINANG - Warga tanjungpinang mengikuti aksi jalan santai yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang dengan tema Pemilu Berintegras yang berlokasi di Terminal Sungai Carang, Minggu (9/3). Diadakannya jalan santai ini untuk mensosialisasikan pemilu yang melibatkan masyarakat luas kota tanjungpinang. Jalan santai dimulai pukul 06.00 hingga pukul 09.30. Jalan santai yang dimulai dari Terminal Sungai Carang, melalui Batu 10 dan kembali ke Terminal Sungai Carang. Jalan santai yang diikuti oleh para pelaksana, penyelenggara pemilu serta Kapolresta Tanjungpinang dan ribuan masyarakat umum merupakan upaya KPU dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang menghibur.
Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria mengatakan bahwa selain kegiatan jalan santai,  KPU juga mengadakan simulasi mencoblos yang akan diadakan 9 April 2014 mendatang, agar masyarakat yang belum pernah mencoblos dapat mengetahui cara memilih Pemilu 2014 dengan cara mencoblos. Selain itu, KPU juga adakan acara doorprize yang menyediakan sejumlah barang elektronik seperti kulkas, TV LED 32 inch, handphone dan puluhan hadiah lainnya. Warga Tanjungpinang sangat antusias mengikuti acara tersebut. Di akhir acara, jalan santai dilepas oleh Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar