Minggu, 27 April 2014

berita 8

Diana Putri D4

Cinta Laura Pernah Menjadi Murid di JIS

Tanjungpinang (DP) - Selama dua pekan terakhir berita tentang pelecehan anak di bawah umur di sekolah ternama yakni JIS ( Jakarta International School ) masih diperbincangkan di media-media maupun masyarakat luas. Artis campuran Indonesia dan Jerman yaitu Cinta Laura pun dikabarkan pernah menjadi murid di JIS. Tetapi artis yang diberi julukan Hujan becek ga'ada ojek tersebut tidak tahu menau soal bekas sekolahnya dulu. Minggu (27/4)

Menurut Herdiana yakni ibunda Cinta Laura mengatakan semenjak putri sulungnya kuliah di luar negri dia tidak pernah menanyakan kabar soal bekas sekolahnya itu, bahkan Cinta juga tidak pernah menanyakan berita tentang di Indonesia. Hal ini disebabkan karena Cinta terlalu fokus dengan kuliahnya dan ingin segera lulus didua jurusan yang dia ambil yakni Psikologi dan Ilmu Politik. Selain itu, Herdiana juga tidak menceritakan soal kasus JIS yang selama dua pekan ini masih dibicarakan oleh masyarakat Indonesia kepada putrinya. Herdiana memilih untuk tidak menceritakan kepada putrinya dengan alasan tidak ingin mengganggu kosentrasi anaknya yang sedang menempuh studi nya di luar negri.

JIS adalah sekolah ternama di Indonesia. Herdiana sangat menyayangkan kejadian ini bisa terjadi di sekolah tersebut. " Mungkin pada saat itu pengawasan di JIS kurang ketat, hingga terjadi hal yang tidak diinginkan seperti itu ". Ungkap Herdiana.

berita 7

Diana Putri D4

" Jika Hujan Datang, Toko Kami Kebanjiran "

Tanjungpinang (DP) - Menjelang akhir bulan April kota Tanjungpinang selalu diguyur hujan. Meskipun hujan ringan dengan suhu 25 - 32 derajat tetapi menimbulkan adanya petir dan angin kuat. Minggu (27/4)

Karena cuaca selalu tidak baik menyebabkan para pedagang di pasar terkena banjir. Salah satunya adalah penjual toko baju yang sering terkena banjir. As (28) adalah pemilik Toko Salfa baju di jalan Gambir,  menjual baju orang dewasa dan remaja merasa rugi karena jika hujan datang tokonya akan terkena banjir. As juga mengatakan tokonya sudah menjadi langganan banjir jika hujan datang.

Akan tetapi As tidak menjaga tokonya sendiri, dia juga ditemani oleh temanya Seha (22). Karena seringnya hujan tokonya juga sepi. Tetapi tidak hanya karena hujan saja yang menyebabkan tokonya sepi, tetapi menjelang akhir bulan juga biasanya toko selalu sepi karena sedikitnya pengunjung. " Biasalah, kalau bulan-bulan tua ini toko selalu sepi. Pendapatan tidak pernah mencapai target, paling cumaRp. 300.000 saja". Jelasnya.

Sabtu, 26 April 2014

BERITA 4



Diana Putri D4

Lagi, Kemacetan Terjadi di Area Sekolah

Tanjungpinang (DP) - Lagi dan lagi kemacetan masih saja terjadi setelah Sekolah Pelita Nusantara (pelnus) yang pernah mendapat teguran dari pihak DPRD beberapa bulan yang lalu. Namun, kali ini terjadi di area sekolah SMK 2 Tanjungpinang Jalan Pemuda Sabtu (26/4).

Kemacetan tersebut sangat mengganggu pengendara yang melalui  area tersebut. Sama hal nya dengan pelnus kemacetan ini terjadi saat jam pulang sekolah. Menurut beberapa pemilik toko yang berjualan jajanan depan sekolah SMK 2 tanjungpinang itu, hampir setiap hari kemacetan ini terjadi yang disebabkan tidak adanya satpam sekolah yang mengatur kemacetan sekolah itu. Hal itu pun dibenarkan oleh salah satu supir angkot Pak Waluyo (34). "Sabar-sabarlah kalau lewat SMK 2 itu, macetnya yang bisa bikin naik darah, bahkan saya pun sempat adu mulut dengan supir angkot yang ada di depan saya waktu itu. Masa sekolah besar ini tak ada satpam yang mengatur kemacetan ini". kata Pak Waluyo.

Tidak hanya itu saja, menurutnya kemacetan ini memakan waktu yang lama. Akan tetapi kemacetan ini tidak menimbulkan kemacetan yang panjang dan hanya area sekolah itu saja. Selain tidak adanya satpam yang mengatur kemacetan tersebut, ada juga jaga angkot dan ojek yang menunggu para penumpang anak sekolah yang ingin menggunakan jasa mereka.

berita 6

diana putri D4

Mahasiswa Kelas Sore Kecewa dengan Kinerja Korlap dan Supir Bus UMRAH

Tanjungpinang (DP) - Mahasiswa UMRAH merasa dikecewakan oleh supir bus UMRAH. Dikarenakan, supir bus jarang ada yang mengantar mahasiswa-mahasiswa ke kampus yang berada di Jln. Senggarang.

Menurut salah satu supir bus yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan " Mahasiswa kuliah sore ini sangat sedikit tidak lebih dari 10 orang. maka dari itu saya malas untuk antar". Ucapnya. Korlap juga membenarkan, " Kuliah sore memang sedikit, jarang ada supir yang ingin mengantarkan mereka. apalagi jika hari sedang hujan ". Kata Adi selaku Korlap bus UMRAH.

Lain halnya dengan mahasiswa, mereka merasa dirugikan jika tidak ada bus yang tidak mau mengantar ke kampus. " kami kan bayar disini, mereka juga pasti makan uang yang kami bayar, itu resiko mereka mahasiswa sedikit atau banyak mereka wajib antar karena itu sudah jadi tugas mereka ". Kata salah satu mahasiswa yang enggan menyebutkan namanya.

berita 5


Diana putri D4

Bubur Ayam Cianjur Memikat Hati Warga Tanjungpinang


Tanjungpinang (DI) - Sudah hampir dua tahun bubur ayam yang berasal dari Cianjur terus didatangi oleh warga tanjungpinang setiap paginya. Mereka ketagihan akan rasa bubur Cianjur khas Sunda ini. Bubur ayam Cianjur mempunyai tiga cabang yang lokasinya berbeda-beda, Jln. Suka Berenang, Jln. Wiratno dan Jln. Batu 5 atas..

Jue (23) adalah laki-laki muda yang berasal dari Cianjur awalnya merasa tidak yakin dengan membuka usaha jualan seperti ini. "Saya awalnya tidak yakin, karena Tanjungpinang ini adalah kota maju yang berpenghasilan banyak uang. Saya juga ragu kalau rasa bubur ayam yang saya buat tidak enak dimakan, tetapi berkat dukungan dari keluarga saya akhirnya untuk mencoba". kata Jue.

Jue (23) juga dibantu oleh teman-temannya yang berasal dari Cianjur juga, "Karena pelanggan saya makin banyak, saya pun kewalahan dan akhirnya saya mengajak kawan-kawan saya untuk membantu". tambah Jue. Menurut salah satu pelanggan bubur ayam Cianjur, Eni (20) adalah pelanngan setia bubur ayam. Eni rela mengantri demi mendapatkan makanan yang dia inginkan. "Setiap hari saya kesini, tak pernah bosan, karena rasanya yang sangat khas dan berbeda dengan bubur lainnya yang ada di tanjungpinang". Kata Eni.

Jue sangat bersyukur bubur ayam yang dia buat laris, dia pun berharap semoga semakin bertambah pelanggannya dan tidak merasa bosan akan rasa bubur ayamnya. 
  

berita 4

diana putri D4

Lagi, Kemacetan Terjadi di Area Sekolah

Tanjungpinang (DI) - Lagi dan lagi kemacetan masih saja terjadi setelah Sekolah Pelita Nusantara (pelnus) yang pernah mendapat teguran dari pihak DPRD beberapa bulan yang lalu. Namun, kali ini terjadi di area sekolah SMK 2 Tanjungpinang Jalan Pemuda Sabtu (26/4).

Kemacetan tersebut sangat mengganggu pengendara yang melalui  area tersebut. Sama hal nya dengan pelnus kemacetan ini terjadi saat jam pulang sekolah. Menurut beberapa pemilik toko yang berjualan jajanan depan sekolah SMK 2 tanjungpinang itu, hampir setiap hari kemacetan ini terjadi yang disebabkan tidak adanya satpam sekolah yang mengatur kemacetan sekolah itu. Hal itu pun dibenarkan oleh salah satu supir angkot Pak Waluyo (34). "Sabar-sabarlah kalau lewat SMK 2 itu, macetnya yang bisa bikin naik darah, bahkan saya pun sempat adu mulut dengan supir angkot yang ada di depan saya waktu itu. Masa sekolah besar ini tak ada satpam yang mengatur kemacetan ini". kata Pak Waluyo.

Tidak hanya itu saja, menurutnya kemacetan ini memakan waktu yang lama. Akan tetapi kemacetan ini tidak menimbulkan kemacetan yang panjang dan hanya area sekolah itu saja. Selain tidak adanya satpam yang mengatur kemacetan tersebut, ada juga jaga angkot dan ojek yang menunggu para penumpang anak sekolah yang ingin menggunakan jasa mereka.